Z1MzSQFec8UmCJGzDYxo1jHikkE SEJARAH AWAL DITEMUKANYA RODA

Jumat, 09 November 2012

SEJARAH AWAL DITEMUKANYA RODA




      
Mari kita mengkhayal bahwa kita mempunyai  sebuah mesin ajaib yang dinamakan “MESIN WAKTU” atau “TIME MACHINE”. Dia akan membawa kita ke zaman purba. Masa itu orang belum kenal apa apa tentang mekanika .bayangkanlah bagaimana rasanya kalau barang – barang yang kita butuhkan sehari hari, tidak kita jumpai. Kita merasa canggung, bukan?Dimana kita mencari makanan, pakaian, dan tempat berlindung?Kekurangan-kekurangan seperti ini menyusahkan penghidupan kita.Apa lagi kita tidak mempunyai alat-alat dan sebagainya; hanya kaki dan tangan ada pada kita, dan untung kita dapat berpikir. Jadi, kita mulai berpikir. Jadi kita mulai berpikir bagaimana kita dapat melaksanakan usaha kita untuk memperoleh barang yang kita butuhkan sebaik mungkin .

Kita insaf bahwa kita harus membuat alat-alat sederhana untuk memburu binatang-binatang besar dihutan , yang menjadi bahan makanan kita untuk beberapa hari. Tentu kita masih buta huruf dalam hal-hal transportasi.Kita harus berpikir dalam-dalam bagaimana caranya membawa binatang itu ke gua kediaman kita.Kalau hasil buruan itu kita gendong sepanjang jalan dihutan. Wah, bisa patah tulang kita sobat; jadi, cara itu tidak mungkin . Nah, pada waktu itu ada seorang diantara kita yang mendapat akal bagus, diletakanya beban itu diatas beberapa batang pohon  kayu, atau diatas pasangan kayu yang panjang dan lebar , lalu didorong, seperti  kereta seret yang sederhana. Rupanya tidak begitu berat mendorong muatan kita ini, malahan enteng bangetz.Begini lah kira kira cerita penemuan kereta pertama untuk pengangkutan darat. Keadaan demikian terjadi di zaman MESOLITH, kira-kira 15.000 tahun yang lalu (dark age), atau lebih. Orang waktu  itu belum dapat menerangkan mengapa beban yang begitu berat jauh lebih mudah diangkut kalau ditaruh diatas kereta daripada diseret begitu saja diatas tanah yang tidak rata. Pengetahuan ini diperoleh orang di zaman itu hanya dari pengalaman.Kini kita tahu bahwa hal ini adalah persoalan gesekan semata-mata.Gesekan ini rintangan alam terbesar bagi transportasi.
Gesekan menghambat gerak; ia terjadi kalau satu barang bergesek dengan barang lain. Makin tidak  rata permukaan barang, makin besar gesekan itu. Tentu saja tiada satu barangpun yang sama sekali licin. Tetapi, yang satu lebih licin daripada yang lain, dan semua barang menyebabakan gesekan walaupun sedikit. Jadi, papan kayu yang oleh orang-orang dari zaman MESOLITH dipasang dibawah barang perburuannya yang lekuk-lekuk itu, atau batu bangunan yang besar , berfungsi mengurangi gesekan antara muatanya dan tanah, karena papan kayu lebih licin daripada barang muatanya .
Kaum petani yang pertama sering menggunakan kereta geret ini yang kira-kira dibuat seperti 
Berikut: diatas kedua papan kayu , yang disebut RUNNERS sob, dipasang balok-balok lintang; semuanya diikkat dengan tali kulit, menjadi satu. Didaerah dimana banyak salju kereta geret itu sangat mudah bergerak karena salju empuk membuat permukaan jalan licin; begitu juga kalau dimusim dingin sungai dan danau membeku menjadi es , permukaanya sangat licin.
Penemuan ini lahir dari waktu ke waktu, diantara suku suku bangsa di seluruh dunia. Mungkin serentak, mungkin juga beberapa ratus ribu tahun kemudian, manusia menemukan hal lain yang lagi besar. Terjadinya kira kira sebagai berikut: sedang dia menebang pohon kayu untuk kayu bakar atau kayu bangunan, jatuh  sebuah batu karang yang besar, menimpa dua buah batang pohon. Ketika dia mencoba mendorong batu karang itu dari kayu kayunya, tiba-tiba batu itu lari terguling guling bersama kayu kayu. Melihat peristiwa itu dia merasa heran dan gembira bahwa dengan mudah batu itu dapat diangkut dari batang kayu……………… dan berlari terus dengan sendirinya .
   Pasti Manusia sederhana itu memanfaatkan guling-gulingan ini sepenuhnya, yang juga dinamakan rollers sob. Gesekan guling kurang daripada gesekan gelingsir karena hanya terdapat sedikit gesekan antara guling-gulingan dan tanah Transportasi dengan guling-gulingan sejak lama dipergunakan dan sebetulnya dimasa kini masih tetap digunakan di beberapa tempat didunia.Pengangkutan dengan guling-gulingan ini dilaksanakan oleh suatu team pekerja ada yang mendorong atau menarik, ada yang mengangkat roller-roller itu dari belakang muatanya dan memindahkan kedepan.Pekerjaan ini, yang dilakukan secara gotong- royong, mengembangkan jiwa persatuan antara sekelompok orang primitive.
   Kita mengenal beberapa monument zaman kuno, yang pembangunanya tidak mungkin diselenggarakan tanpa menggunakan pengangkutan dengan guling-gulingan, seperti “Pyramid” di Mesir,atau  “Stonhenge” di Inggris. Stonehenge adalah suatu bangunan di Wiltshire, yang terdiri dari susunan batu-batu alam besar dalam bentuk bulatan di SALISBURY PLAIN.Agaknya di sini dahulu berlangsung upacara-upacara agama kadang-kadang juga penelitian ilmu falak batu-batu besar itu diambil dari South Wales, duimana batu-batu serupa itu banyak terdapat.Jauhnya ke Wiltshare hampir 150 mil.Tak mungkin batu-batu besar itu diangkut tanpa menggunakan roller, biarpun kadang-kadang melewati pengairan.
Cara ini tentu belum ideal untuk mengangkut barang-barang berat. Tiap kali memindahkan roller dari belakang ke depan akhirnya meletihkan badan orang dan memperlambat pekerjaan. Lagi pula, manusia pada dasarnya  segan bekerja berat, maka dia berusaha mencari perbaikan. Dia membuat pedati terdiri dari sebuah pelataran untuk meletakan barangnya, yang di buat dari batok-batok yang diikat bersama, dan satu roller dibawah pelataran itu.Roller ini ditahan pada tempatnya dengan empat buah pasak tegak lurus.Celakanya, dengan kereta semacam ini gesekan antara roller dan pelataran manjadi sangat besar.
Tetapi idenya baik karena dari pedati roller ini lahirlah suatu ciptaan yang terluhur, mungkin terbesar dalam sejarah yakni roda.
Bagaimana terjadinya?Dimana ?bilamana ?tiap kalikah ? Kita tidak tahu. Kita hanya dapat memuji kecerdasan nenek moyang kita, yang begitu gemilang orang yang setengah biadab dan rendah pendidikanya, menemukan suatu dasar alat yang penting bagi perkembangan  hidup kita. Tanpa roda, kapal terbang tidak dapat terbang, jam tangan tak dapat menunjukan waktu, pabrik tak dapat bekerja , dan dunia kita sekarang tak bias bejalan terus.
    Mungkin ketika melihat roller manjadi makin lama makin bundar dan ceper karena gesekan, sekelompok pekerja menjadi ilham atau kebetulan sebuah tongkat tertusuk ke dalam roller, jadi berfungsi sebagai poros sederhana  atau mungkin juga roda itu hasil pemikiran dan percobaan beberapa orang tukang yang kecakapanya luar biasa. Bagaimanapun juga. Pokonya roda sudah lahir, dan berperan di dunia .semula, dan beberapa lama juga kemudian roda itu berupa barang kasar dan kaku, tidak lebih dari sebuah piringan yang dikapak dari pohon kayu, dengan lobang ditengah untuk poros. Tentu ini tidak dapat dibuat tanpa pekakas- seperti gergaji, penggerek, pisau, ketam. Nah sob, adanya perkakas besi itu menunjukan bahwa pertambangan, peleburanbesi, danpembuatan alat waktu itu sudah berkembang sebab dengan perkakas dari batu tentu kurang baik hasilnya. Beberapa ahli ilmu purbakala berpendapat bahwa pedati beroda sudah dipakai oleh pengembara – pengembara di danau di Swiss dan pegunungan Alp di Jerman sejak 20.000tahun yang lalu.Tetapi tanda-tanda membuktikan bahwa pedati beroda pertama mulai di pakai di Negara Syiria dan Sumeria kira-kira 4000 dan 3500 Sebelum Masehi (SM). Sekitar tahun 3000 Masehi di Mesopotamia pedati beroda sudah jadi barang umum, dan sampai di indus kira-kira 2500 SM.
Anehnya, di mesir roda belum di kenal orang sampai beberapa abad kemudian tetapi, begitu kenal langsung diolah.Seperti roda jeruji, mungkin orang Mesir yang menemukannya kira-kira tahun 1800 SM. Roda beruji ini lebih ringan dan lebih kuat dari pada roda piringan, yang mudah patah apabila menahan muatan berat. Roda ini dibuat dari 2 potongan tersendiri – paos dan pelek – dan ruji-ruji menghubungkanya. Konstruksi ini memungkinkan tekanan terbagi sama rata pada seluruh roda. Juga pelataran yang dipasang pada poros diganti dengan sebuah peti atau ranjang.Orang-orang Yunani dan Romawi. Mereka menggunakanya terutama sebagai kereta perang , atau pada acara  keagamaan dan untuk balapan. Pada mulanya dipasang untuk menarik gerobak.Tetapi segera di ganti dengan kuda, yang dirasa lebih cocok, lansip lebih cepat berlari. Kemudian, orang romawi yang   juga menemukan kereta beroda 4, dengan paksi bencancang, sehingga poros depan dapat berputar mendatar. Jadi, lebih mudah mengendalikanya.Setelah perbaikan-perbaikan demikian, barulah kendaraan itu dapat digunakan untuk transport dalam arti umum.
Blognya Anak Indramayu
Sekian dulu cerita dari legy semoga bermanfaat bagi SOBAT blogger, atau pengunjung.eitssss, jangan tutup dulu blog legy ada informasi nich, minggu depan legy mau posting SEJARAH AWAL DIBUATNYA “JALAN” oke sobat, jangan bosen bosen kunjungin blog legy ya!!! Semoga sobat blogger senang, mmmmmmmmm, legy mau ngucapin thanks yang sebanyak-banyaknya buat visitor Legy02.blogspot.com mungkin itu aja yang bisa diucapin dari legy sekali lagi terimakasih wasalamualaikum Wr. Wb
Good bye sampai ketemu minggu depan…………………………………………




        


Suka Dengan Artikel Ini ?

0 komentar "SEJARAH AWAL DITEMUKANYA RODA", Baca atau Masukkan Komentar

Posting Komentar